Rabu, 02 Februari 2011

Siswa Berprestasi Indonesia : Agasha Kareef Ratam

Usianya memang masih sangat muda. Namun, prestasinya di kancah internasional tidak perlu diragukan lagi. Dialah Agasha Kareef Ratam, alumnus SD Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan, yang sudah berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di kompetisi tingkat dunia.


Agasha bersama tiga orang temannya, yaitu Nicholas Steven Husada (siswa SD Universal Jakarta Utara), Rezky Arizaputra (siswa SD Al Azhar 13 Rawamangun Jakarta), dan Stanley Orlando (siswa SD Santa Ursula Jakarta) telah mengikuti Po Leung Kuk 13Th Primary Mathematics World Contest (PMWC) di Hong Kong. Dalam kompetisi ini Agasha dan rekan setimnya berhasil meraih medali emas untuk kategori tim dan perak pada kategori individu.



Cucu mantan Presiden BJ Habibie yang lahir di Boston, 21 November 1997 ini memang sudah menyukai matematika sejak kecil. Meski demikian, dia tidak mengikuti satu les tambahan pun hingga berhasil menjadi juara pada kompetisi matematika tingkat provinsi DKI Jakarta beberapa tahun silam. Ia mengaku sangat bangga telah menjadi pemenang dan mewakili Indonesia. Sejak itu, orang tuanya pun memberikan pembinaan khusus padanya agar kemampuan matematikanya lebih berkembang.


Pada PWMC 2010, Agasha dan teman-temannya harus menyelesaikan 15 soal matematika untuk kategori tim, dan sepuluh soal untuk individu. Semua soal berbentuk uraian dan mereka akui sangat sulit karena bersifat menjebak.

“Paling sulit soal tentang bilangan,” imbuh Agasha dan diamini teman-temannya. Mewakili rekan satu timnya, siswa berkaca mata ini menyatakan kontingen dari Taiwan, China, dan Hong Kong merupakan lawan paling tangguh. Tim Indonesia ini selama satu minggu menjelang perlombaan dikarantina dan dilatih dengan menggunakan soal-soal lomba tahun lalu. Meski persiapannya singkat, dalam keseharian Agasha selalu menekuni soal-soal matematika. Pesan dari sang eyang memotivasinya. “Saya disuruh Pak Habibie banyak membaca buku dan belajar dari buku,” jelas anak tunggal tersebut.

Agasha menyukai buku novel dan komik. Dia juga gemar bermain playstation. Di sekolah, prestasi Agasha pun sangat baik. Dia merupakan lulusan terbaik SD Al Izhar Pondok Labu Jakarta Selatan. Agasha berencana melanjutkan sekolahnya ke SMP yang sama.


Ibu Agasha, Ashoya, mengaku menyerahkan segala keputusan kepada anaknya untuk menekuni bidang apapun yang disukainya. Ia hanya mendukung perjalanan hidup anaknya. Selain itu, menurutnya, keikutsertaan Agasha pada lomba-lomba matematika internasional membuat Agasha lebih mandiri. Ashoya juga tidak sulit melepasnya, sebab sebelum ke Hongkong, Agasha sudah ikut lomba serupa di India dan Filipina.

Atas prestasi anak-anak Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menganugerahkan tanda penghargaan kepada empat siswa berprestasi, salah satunya kepada Agasha.

Pada puncak peringatan tersebut, penghargaan Satyalancana Wira Karya diberikan kepada empat siswa pemenang lomba internasional di bidang sains maupun olahraga.


disadur dari  : http://indonesiaproud.wordpress.com/2010/07/15/agasha-kareef-ratam-jawara-matematika-yang-cinta-novel-komik-ps/ pada 13 Februari 2011 : 21.11(dengan sedikit gubahan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar